Memori Kami

Read on Your Language

English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
by : Bharesta

Selasa, 10 Maret 2009

Kak SBY Prihatin Pramuka Dicibir

Kamis, 18/12/2008 12:31 WIB

Anwar Khumaini - detikNews





Jakarta - Ikut kegiatan Pramuka memang asyik. Selain memperoleh banyak pendidikan kepemimpinan, Pramuka juga memberi banyak pengalaman yang menantang, seperti naik turun gunung, belajar tali temali dan sebagainya.

Namun akhir-akhir ini kegiatan Pramuka dianggap kegiatan yang jadul, alias jaman dahulu banget. Pendapat seperti ini dibantah oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). SBY pun meminta kepada generasi muda untuk tidak malu-malu mengikuti kegiatan kepanduan tersebut.

"Saya ingin katakan, sebagai kepala negara saya cinta Pramuka," ujar SBY di hadapan sekitar seratusan pengurus Pramuka Kwartir Nasional (Kwarnas) yang baru saja selesai melakukan Musyawarah Nasional (Munas) di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta, Kamis (18/12/2008).

SBY prihatin dengan banyaknya masyarakat yang mulai under estimate dengan kegiatan yang pertama kali diperkenalkan di Indonesia oleh Sunaryo Atmodipuro ini. Seolah mencibir para pembenci Pramuka, SBY pun mengikuti perkataan mereka soal Pramuka.

"Hari gini masih pakai pakaian Pramuka," ujar SBY menirukan para pembenci
Pramuka disambut tawa hadirin.

Dengan bangga, kakek Aira ini menceritakan pengalaman pertamanya ikut Pramuka saat dia masih duduk di bangku SMP. Kala itu, SBY bangga ikut kegiatan Pramuka disaksikan langsung oleh Presiden Soekarno.

"Sebagai anggota Pramuka pada saat itu, saya mengikuti apel Pramuka pertama kali yang dihadiri oleh Presiden Soekarno di lapangan Pacitan," kenang SBY.

SBY pun merasa berhutang budi dengan Pramuka. Sebab, setelah dia mengikuti Pramuka yang menjunjung tinggi nilai kedisiplinan, kemampuan leadershipnya pun menjadi kian terasah.

"Ini bukan lips service. Tapi kita sendiri pernah merasakan sebagai Paramuka, dengan segala aktivitas di dalamnya." ujarnya.

SBY juga menjelaskan, dalam dua tahun terakhir dirinya telah merevitalisasi Pramuka yang selama ini dianggap tidak ada gunanya. "Ini menghargai hakikat reformasi. jangan dianggap ini adalah warisan orde sebelumnya yang harus ditinggal," pinta SBY.

Karikatur Kak SBY

Yang unik dalam acara ini, panitia membagi-bagikan Jurnal Munas yang cuma ada empat halaman, namun full colour. Dalam jurnal tersebut ada karikatur SBY yang memakai seragam lengkap Pramuka sedang menyirami tunas kelapa.

Di bawahnya, ada gambar anggota Pramuka yang bilang," Terimakasih, Kak (SBY) atas siramannya. Semoga kaum muda kita akan semakin mandiri dan cinta tanah air.

Salam Pramuka!!!

(anw/nrl)

sumber :
http://www.detiknews.com/read/2008/12/18/123158/1055770/10/kak-sby-prihatin-pramuka-dicibir

0 komentar:

Posting Komentar

assalamualaikum wr.wb.
terima kasih karena sudah mengunjungi blog kami...
untuk kesempurnaan blog ini..
kami harap kakak sekalian dapat meninggalkan sedikit catatan untuk kami...